Camat Musmulyadi SE MM, Workshop Ketapang: Serap Ilmunya, Terapkan di Lapangan
MUBA, LS – Pemerintah Desa di wilayah Kecamatan Babat Supat terus berkomitmen memperkuat sektor pangan lokal. Sebanyak empat desa menggelar workshop Ketahanan Pangan (Ketapang) terpadu yang dipusatkan di Desa Langkap, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Kegiatan edukatif ini berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Kamis (21/5/2026). Adapun empat desa yang bersinergi dalam pelaksanaan workshop ini meliputi Desa Langkap, Desa Gajah Mati, Desa Gajah Muda, dan Desa Tanjung Kerang.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, panitia menghadirkan materi dari berbagai unsur birokrasi, teknis, hingga aparat penegak hukum.
Melalui materi yang beragam ini, para aparatur desa dan peserta workshop diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan perikanan, tetapi juga memiliki tata kelola anggaran ketahanan pangan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari pelanggaran hukum.

Camat Babat Supat, Musmulyadi, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan sinergi yang dilakukan oleh keempat desa tersebut. Beliau berharap kegiatan ini menjadi titik balik kemandirian pangan di tingkat desa.
“Kami sangat menyambut baik kolaborasi empat desa ini dalam melaksanakan workshop Ketahanan Pangan. Harapan saya, kegiatan selama tiga hari ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Ilmu dan materi yang disampaikan oleh para pakar, dinas teknis, hingga pihak kejaksaan dan kepolisian harus benar-benar diserap dan diimplementasikan di lapangan,” ujar Musmulyadi.

Beliau juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa untuk sektor ketahanan pangan.
“Melalui workshop ini, saya berharap program ketahanan pangan di Desa Langkap, Gajah Mati, Gajah Muda, dan Tanjung Kerang khususnya, dapat berjalan lebih terarah, produktif, dan tepat sasaran. Selain menghasilkan inovasi yang nyata untuk masyarakat, regulasi anggarannya juga harus dikelola secara transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku demi kemajuan bersama di Kecamatan Babat Supat,” tukasnya. (lipsus/les)
