Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Wujud Kepedulian Pendidikan, PT LCM Salurkan Santunan Bulanan dan Ratusan Tas Sekolah di 5 Desa Lingkar Tambang

MUBA, LS – Manajemen PT Lais Coal Mine (LCM) kembali menegaskan komitmen sosialnya dengan menyalurkan santunan pendidikan bulanan kepada 21 anak yatim dan bantuan 200 unit tas untuk siswa Sekolah Dasar (SD). Program jaminan sosial dan pendidikan ini menyasar lima desa yang berada di wilayah lingkar tambang perusahaan.

Penyaluran bantuan dilakukan terhitung sejak tanggal 15 hingga 17 Juni 2026. Tim CSR perusahaan mendatangi langsung rumah sekolah di masing-masing desa untuk membagikan bantuan tersebut agar tepat sasaran. Lima wilayah yang menerima manfaat ini meliputi Desa Teluk Kijing III, Desa Tanjung Agung Selatan, Desa Tanjung Agung Utara, Desa Tanjung Agung Barat, dan Desa Tanjung Agung Timur.

Kepala Humas sekaligus Koordinator Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Lais Coal Mine, Maryono, menyatakan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata dari gerakan kepedulian perusahaan di sektor pendidikan.

“Kami di manajemen sangat mendukung dan mengutamakan program pendidikan untuk generasi penerus secara efektif serta berkesinambungan. Untuk santunan anak yatim tingkat SD/Sederajat, kami alokasikan sebesar Rp500.000 per anak disetiap bulannya,” ujar Maryono, Sabtu (18/7/2026).

Ia menambahkan, kehadiran program bulanan ini diharapkan mampu mengurangi beban finansial keluarga dan memotivasi anak-anak agar lebih terpacu dalam belajar serta mengejar prestasi di sekolah.

Apresiasi Pemerintah Desa

Program berkelanjutan ini mendapat respons yang sangat positif dari kepala desa di wilayah lingkar tambang. Bantuan dinilai sangat tepat guna karena langsung menyentuh kebutuhan mendasar siswa berdasarkan jenjang pendidikan yang sedang mereka tempuh.

Kepala Desa Teluk Kijing III, Yupanser Ahmad, SE, yang hadir mewakili masyarakat dan jajaran pemerintahan desa lingkar tambang, menyampaikan apresiasi atas konsistensi PT Lais Coal Mine.

“Kami mewakili orang tua penerima manfaat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT LCM. Bantuan tunai bulanan Rp500.000 bagi anak yatim ini sangat berdampak nyata. Uang tersebut sangat membantu membiayai kebutuhan harian sekolah, seperti membeli buku, transportasi, hingga kebutuhan gizi anak-anak kami yang sudah kehilangan tulang punggung keluarga,” ungkap Yupanser.

Lebih lanjut, kepala Desa tiga periode ini juga menyoroti pembagian tas sekolah yang dinilai sangat tepat momentum menyambut tahun ajaran baru.

“Pembagian 200 tas sekolah ini membuat anak-anak kami tersenyum ceria dan lebih percaya diri untuk pergi ke sekolah. Ini bukan sekadar bantuan fisik, tapi dorongan moral yang besar bagi psikologis anak-anak di desa lingkar tambang agar tidak putus asa dalam menuntut ilmu,” imbuhnya.

Menutup penyataannya, Yupanser menyampaikan harapan besar masyarakat untuk masa depan hubungan kemitraan antara desa dan perusahaan.

“Harapan kami ke depannya, semoga PT LCM terus jaya, operasionalnya berjalan lancar, dan produksinya semakin meningkat. Jika perusahaan semakin maju, kami berharap program bantuan untuk anak yatim ini kuotanya bisa ditambah pada tahun yang akan datang, sehingga semakin banyak anak-anak yatim di wilayah kami yang masa depan pendidikannya terjamin oleh kepedulian perusahaan,” harapnya. (les/lipsus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.