Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Workshop Ketapang Tenggulang Raya Hari Kedua: Soroti Ketaatan Anggaran dan Alih Fungsi Lahan

MUBA, LS – Workshop Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun 2026 tingkat kecamatan memasuki hari kedua pada Senin (25/5/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Tenggulang Jaya, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Puluhan peserta hadir dari empat desa, yaitu Desa Tenggulang Jaya, Desa Bandar Tenggulang, Desa Sumber Jaya, dan Desa Tenggulang Baru.

Fokus Regulasi dan Teknis Anggaran

Auditor Muda Inspektorat Muba, Ali Akbar, S.E., M.Si., menekankan pentingnya ketaatan aturan dalam pengelolaan anggaran ketahanan pangan. Ruang lingkup program ini mencakup 5 bidang pemberdayaan masyarakat, termasuk pertanian, peternakan, dan perikanan.

  • Sesuai Teknis: Penyusunan anggaran wajib mengacu pada aturan teknis yang berlaku.
  • Kawal Proses: Pengawasan dilakukan ketat dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga masa panen.
  • Tertib Administrasi: Laporan pertanggungjawaban dan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) harus sesuai ketentuan agar tidak menyalahi aturan.

Tiga Tantangan Besar Pangan Muba

Kabid Sapras Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Muba, Agus Arisman, S.T., memetakan tiga tantangan utama ketahanan pangan ke depan:

  1. Perubahan Iklim: Cuaca ekstrem El Nino yang diprediksi BMKG diantisipasi lewat program mitigasi pangan pemerintah pusat dan daerah.
  2. Alih Fungsi Lahan: Banyak lahan sawah transmigrasi di wilayah Tenggulang Jaya dan Tenggulang Baru kini telah berubah total menjadi perkebunan kelapa sawit demi kesejahteraan ekonomi warga.
  3. Regenerasi Petani: Menumbuhkan minat milenial dan Gen Z untuk bertani melalui program brigade pangan nasional.

“Kesimpulannya, khusus untuk 4 desa di wilayah Tenggulang Raya ini, tantangan terbesar kita adalah masifnya alih fungsi lahan sawah ke sawit,” ujar Agus.

Kolaborasi Lintas Sektoral

Kepala Desa Bandar Tenggulang, Suparlan, S.I.P., bersama Kades Sumber Jaya, Susanto, menjelaskan bahwa materi hari kedua ini difokuskan pada pendalaman teknis dari Dinas TPHP dan Inspektorat Muba.

Sementara, Kades Tenggulang Jaya, Heru Santoso, S.E., menambahkan bahwa pada hari pertama peserta telah dibekali materi regulasi dan kebijakan makro.

Adapun narasumber hari pertama berasal dari Kejaksaan Negeri Sekayu, Dinas PMD Muba (Kadis, Sekdis, Kabid Pemdes, Kabid SDA dan TTG), Dinas Perikanan Muba, Pemerintah Kecamatan Babat Supat yang dalam hal ini disampaikan oleh Kasi PPDK Sunardi, S.I.Pem. dan Kasi Kesos Alexander, S.Pd. (Les/lipsus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.