Truk Rusak di Tanjakan Meranjat Ditambah Kendaraan Saling Serobot, Jalintim Betung-Pangkalan Balai Macet Parah
BANYUASIN, LS – Kemacetan parah melanda ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalintim) penghubung Betung – Pangkalan Balai pada hari ini, Selasa (2/6/2026), pagi. Arus lalu lintas lumpuh setidaknya mulai dari simpang tiga Kelurahan Betung Kecamatan Betung hingga Desa Durian Daun Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.
Kemacetan mengular ini dipicu oleh sebuah truk tangki yang mengalami kerusakan tepat di tengah Tanjakan Meranjat, Kelurahan Rimba Asam. Posisi truk yang mogok di medan tanjakan membuat kendaraan besar lainnya tidak dapat melintas, sehingga arus kendaraan dari dua arah harus bergantian dengan satu lajur.
Situasi diperparah oleh aksi tidak sabar para pengendara. Banyak kendaraan roda empat dan roda dua yang nekat saling serobot dan mengambil lajur berlawanan. Akibatnya, terjadi penguncian arus lalu lintas (gridlock) dari kedua arah yang membuat kemacetan semakin parah.
Keluhan Warga Setempat
Warga yang tinggal di sepanjang jalur macet mulai mengeluhkan dampak dari situasi ini. Selain polusi udara dari asap knalpot yang pekat, aktivitas harian warga menjadi sangat terganggu.
“Kami mau keluar rumah saja susah sekali karena jalanan penuh sesak mobil yang berhenti,” keluh salah seorang warga Kelurahan Rimba Asam.
Warga juga mengeluhkan suara klakson yang bising dari para sopir yang frustrasi. Mereka khawatir kemacetan ini akan menghambat ambulans atau warga yang sedang mengalami keadaan darurat medis untuk menuju rumah sakit.
Suara Pengemudi
Keluhan senada juga disampaikan oleh Paidol, warga Desa Epil, salah seorang pengemudi yang terjebak di tengah kemacetan panjang tersebut. Ia mengaku sudah tertahan berjam-jam tanpa pergerakan yang berarti.
“Sudah berjam-jam kami terjebak macet disini. Kondisinya makin parah karena banyak sopir yang egois, main serobot jalur kanan, akhirnya jalan malah terkunci dari dua arah,” ujar Paidol dengan nada kesal.
Paidol berharap pemerintah dan instans terkait mencarikan solusinya, hingga kemacetan yang selalu ‘menghantui’ di wilayah Betung – Palembang tidak sering terjadi.
“Harapan saya, petugas segera mendatangkan mobil derek besar untuk menggeser truk tangki di Tanjakan Meranjat itu. Selain itu, guna memberikan efek jera kepada para pengemudi, tolong tertibkan dan tilang saja pengemudi yang suka menyerobot jalur, karena kalau tidak ditindak, macet ini akan bertambah panjang, dan setiap terjadi kemacetan mereka selalu berbuat semaunya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, antrean kendaraan masih mengular panjang dan pihak terkait terpantau ada dilokasi kemacetan. (les)
