Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas

Petani Tewas Terlindas Truk Batu Bara di Jalan Hauling Baturona, Sopir Kabur

MUBA, LS – Kecelakaan maut terjadi di jalan hauling PT Baturona Adimulya, tepatnya di Dusun III, Desa Supat Barat, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Selasa (27/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Seorang petani Da (62), warga Desa Sumber Agung, Kecamatan Keluang, tewas seketika setelah sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 bernopol BG 2770 BAM yang dikendarainya bertabrakan dengan dump truck tronton pengangkut batu bara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban melaju dari arah kebun sawit Desa Supat Barat menuju rumahnya di Desa Sumber Agung. Setibanya di lokasi, korban diduga hendak berbelok ke kanan menuju jalan setapak.

Namun, dari arah berlawanan melaju dump truck tronton dari Desa Letang menuju Desa Supat Barat. Bagian depan truk menghantam sisi kanan belakang sepeda motor korban hingga korban terjatuh dan terlindas kendaraan berat tersebut.

Ironisnya, sopir dump truck yang terlibat kecelakaan dilaporkan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PT Baturona Adimulya ke RSUD Sungai Lilin. Sementara sepeda motor korban diamankan polisi sebagai barang bukti.

Kasi Humas Polres Muba, AKP S Hutahaean, Rabu (28/10/2026), mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang melarikan diri.

Polisi juga berkoordinasi dengan manajemen PT Baturona Adimulya untuk memeriksa rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan para saksi.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengimbau pengemudi truk yang terlibat agar kooperatif serta segera menyerahkan diri ke Pospol atau Mapolres Muba,” tegasnya.

Terpisah, Pihak PT Baturona Sampaikan Duka Cita

Mewakili Pihak PT Baturona Adimulya, Habib Fikri menyampaikan rasa prihatin dan turut berbelasungkawa atas kecelakaan maut yang terjadi di jalan hauling perusahaan tersebut.

“Kami dari PT Baturona sangat prihatin dan turut berduka cita atas musibah kecelakaan yang terjadi di jalan hauling pada Selasa (27/10) kemarin,” ungkap perwakilan perusahaan.

Pihak perusahaan menyebutkan, saat ini fokus utama mereka adalah membantu pemulihan kondisi psikis keluarga korban. Perusahaan juga telah mendatangi keluarga korban untuk memberikan dukungan moril dan spiritual.

Terkait kendaraan yang diduga merupakan salah satu truk milik kontraktor hauling, pihak perusahaan menyatakan masih menunggu proses penyelidikan kepolisian dan turut membantu pencarian pengemudi dump truck tersebut. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.