Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas

Silaturahmi ke UPPB Lais Mandiri, Camat Lais Heru Tinjau Langsung Lelang Getah

MUBA, LS – Dalam rangka mempererat hubungan emosional dan kedekatan dengan masyarakat, Camat Lais, Heru bersilaturahmi langsung ke Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Lais Mandiri di Desa Lais.

Kehadiran Camat Heru pada malam hari di UPPB Lais Mandiri ini bertujuan untuk meninjau secara langsung proses lelang getah karet disambut hangat dan penuh keakraban oleh para pengurus serta petani karet setempat.

Suasana kebersamaan begitu terasa tatkala Camat Lais menyempatkan diri untuk berdiskusi santai dan bercengkrama bersama para petani dan pengurus UPPB. Momen silaturahmi ini pun dimanfaatkan oleh para petani untuk menyampaikan rasa syukur mereka.

Selain menyambut baik kunjungan camat, para petani kian bersyukur karena tren harga karet terus menunjukkan grafik positif dan konsisten merangkak naik sejak beberapa bulan terakhir.

Ketua UPPB Lais Mandiri, Herman, mengungkapkan rasa bangganya atas perhatian yang diberikan oleh Camat Lais melalui kunjungan silaturahmi ini.

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan silaturahmi Bapak Camat. Baru kali ini seorang Camat turun langsung ke lapangan, meninjau lelang, dan memberikan perhatian penuh terhadap kegiatan UPPB kami. Para petani juga semakin bersyukur dan bersemangat karena tren harga karet terus positif sejak beberapa bulan terakhir,” ujar Herman.

Pada pelaksanaan lelang yang ditutup malam ini, total getah karet yang berhasil dilelang mencapai lebih kurang 9,5 ton, dengan harga penutupan berada di angka Rp 25.345 per kilogram.

Sementara, Camat Lais, Heru, menyampaikan rasa syukurnya atas geliat ekonomi dan peningkatan kesejahteraan para petani karet. Melalui kunjungan silaturahmi ini, ia juga memberikan apresiasi serta dukungan penuh kepada seluruh pengurus UPPB Lais Mandiri yang konsisten menggerakkan roda perekonomian desa.

“Kehadiran UPPB melalui sistem lelang ini sangat penting. Lewat UPPB, harga karet petani kini terus bersaing secara transparan dan layak. Hal ini tentu jauh berbeda dengan kondisi masa lalu ketika petani harus menjual hasil panennya langsung ke tengkulak dengan harga yang relatif rendah,” ungkap Heru.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui dinas terkait akan terus berkomitmen memberikan dukungan nyata demi kemajuan UPPB dan peningkatan kesejahteraan para petani karet di seluruh wilayah Kecamatan Lais.

Sebagai informasi, keberadaan UPPB di Kecamatan Lais saat ini terus berkembang dalam menaungi para petani. Selain UPPB Lais Mandiri, beberapa UPPB lain yang juga masih aktif bergerak di antaranya UPPB Jaya Mandiri Purwosari, UPPB Jaya Bersama Purwosari, UPPB Jaya Bersama TAS, UPPB Teluk Sejahtera, dan UPPB Lais Utara Jaya. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.