Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas

Antisipasi Banjir dan Longsor, Kapolsek Lais Gelar Silaturahmi Tanggap Bencana Bersama Camat Lais

MUBA, LS – Menghadapi perubahan cuaca dengan masuknya potensi musim penghujan, Kepolisian Sektor (Polsek) Lais, Polres Muba,  bergerak cepat melakukan langkah penanganan dini.

Kapolsek Lais, AKP Syawaludin, S.H., menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus koordinasi khusus bersama Camat Lais guna membahas langkah antisipasi dan penanggulangan bencana banjir serta tanah longsor di wilayah Kecamatan Lais.

Koordinasi ini dilakukan menyusul mulai terlihatnya potensi turun hujan di beberapa titik. Langkah cepat ini dinilai krusial, mengingat kondisi geografis sejumlah pemukiman warga yang dinilai rawan selama masa transisi cuaca.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan selama musim kemarau lalu, terdeteksi jelas adanya keretakan tanah pada area pemukiman warga yang berada di sepanjang pinggiran Sungai Musi. Kondisi tanah yang retak dan kering ini dikhawatirkan sangat rentan mengalami pergeseran atau longsor apabila diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu dekat.

Sebagai langkah konkret, Kapolsek bersama Camat Lais berencana untuk segera mengumpulkan dan berkoordinasi dengan seluruh Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Lais. Pertemuan tersebut nantinya akan membahas penentuan langkah-langkah strategis, pemetaan titik rawan, serta kesiapan posko evakuasi sebagai upaya antisipasi dan penanggulangan dini.

Kapolsek Lais, AKP Syawaludin, S.H., menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menghadapi potensi bencana alam ini. Beliau mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang berdomisili di dekat bantaran sungai.

“Kami menyambangi pihak kecamatan untuk menyamakan persepsi dan menyusun rencana kontingensi sedini mungkin. Kami melihat ada ancaman nyata di pemukiman pinggir Sungai Musi karena tanahnya sudah retak-retak akibat kemarau panjang. Jika langsung dihantam hujan lebat, risiko longsornya sangat besar,” ujar AKP Syawaludin, Kamis (29/10/2026).

“Oleh karena itu, dalam waktu dekat kami bersama Camat akan mengimbau dan berkoordinasi langsung dengan para Kepala Desa. Kami ingin memastikan setiap desa memiliki langkah antisipasi yang jelas dan cepat. Kami juga meminta warga, khususnya yang berada di daerah rawan, untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda pergeseran tanah atau debit air sungai yang meningkat drastis,” pungkasnya. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.