Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Kios di Banyuasin Terbakar, Wanita Paruh Baya Tewas Terjebak

BANYUASIN, LS – Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah kios sekaligus tempat tinggal di Jalan Lingkar Selatan, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Minggu (14/6/2026) malam.

Peristiwa tragis ini merenggut nyawa seorang wanita paruh baya bernama AY (52). Korban dilaporkan tewas karena terjebak di dalam bangunan yang dilalap si jago merah.

Kronologi Kejadian

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.40 WIB. Berdasarkan keterangan Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel, insiden bermula saat suami korban, Sahrul (51), dan anaknya, Fadil (16), baru saja tiba di rumah setelah membeli minyak.

Seketika itu, mereka mendengar teriakan “Ada api!” dari korban yang berada di dalam kios. Namun, sebelum keduanya sempat memberikan pertolongan, api sudah membesar dan melalap seluruh bangunan pondok serta warung tersebut.

Penyebab Kebakaran

Amukan api diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik pada colokan showcase (kulkas pendingin) yang kondisinya sudah rusak.

Percikan api dari colokan tersebut diduga langsung menyambar tumpukan bensin atau pertalite yang berada di lantai. Hal ini membuat api membesar dalam sekejap dan menutup jalan keluar korban.

Evakuasi Korban dan Kerugian

Tim Pemadam Kebakaran (PBK) dari Sungai Dua Kecamatan Rambutan, dibantu tim PBK Provinsi Sumatera Selatan serta personel Polsek Rambutan, langsung bergerak cepat ke lokasi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.00 WIB.

Sayangnya, nyawa korban tidak dapat terselamatkan. Jenazah AY yang diketahui bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga sekaligus tenaga honorer di Sekretariat DPRD Kota Palembang langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang menggunakan ambulans pada pukul 19.40 WIB.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  • Satu buah jerigen biru ukuran 30 liter yang hangus terbakar.
  • Empat buah botol air mineral bekas yang diduga digunakan untuk menyimpan pertalite.

Akibat insiden kebakaran ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

(les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.