Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
28072026

Ponpes Al Mubarokah Gelar Pengajian, Camat Babat Supat: Kehadiran Ponpes Sangat Membantu Pemerintah Didik Generasi Penerus

MUBA, LS – Pondok Pesantren Al Barokah sukses menyelenggarakan Pengajian Bulanan pada Jumat, 4 September 2026. Acara yang berlangsung khidmat ini bertempat di Masjid Aqeela Al-Mubarokah, Desa Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Pengajian kali ini mengangkat tema krusial, yaitu “Mari Kita Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mendidik Anak”. Untuk mengupas tema tersebut, pihak pesantren menghadirkan penceramah kondang, Dr. KH. Doni Meilano, SH, MH, yang merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Robbani Palembang.

Acara ini menjadi momentum silaturahmi akbar yang dihadiri oleh jajaran unsur pimpinan kecamatan dan desa, antara lain Musmulyadi, SE, MM (Camat Babat Supat), IPTU Dicky Haryadi Martadinata, S.E., CPHR. (Kapolsek Babat Supat), H. Asmuandi Murod (Kepala Desa Babat Banyuasin), Asthawielah (Dewan Pembina Ponpes Al-Mubarokah).

Pimpinan Ponpes Al Mubarokah, Haji Muhammad Siddiq Asmara, Lc, MHI, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kekagumannya atas kehadiran Dr. KH. Doni Meilano.

“Alhamdulillah, kami merintis pesantren, beliau juga merintis pesantren. Lokasi pesantren beliau di Mata Merah, Palembang. Maka tadi berbicara dengan Mamanda Asthawielah tentang tokoh-tokoh yang memiliki keilmuan dari segala bidang, tentang tokoh-tokoh yang sudah lama, beliau yang mempresentasikan dari generasi-generasi sekarang,” ujar Haji Muhammad Siddiq.

“Kita doakan semoga beliau sehat selalu, dimudahkan segala urusannya, dan kita tunggu nasihat-nasihat beliau. Terakhir, Bapak Ibu, kami mohon doa, kita sama-sama berdoa, semoga Al-Mubarakah diberikan Allah kekuatan dan istiqomah untuk selalu memimpin anak-anak kita,” tambahnya penuh harap.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Camat Babat Supat, Musmulyadi, SE, MM. Beliau menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren memberikan dampak yang sangat positif bagi program pembangunan daerah, khususnya di bidang sumber daya manusia.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengajian bulanan ini. Mewakili pemerintah kabupaten Musi Banyuasin dan pemerintah kecamatan Babat Supat, kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran Ponpes Al-Mubarokah di wilayah ini. Kehadiran pesantren ini nyata dalam membantu pemerintah mendidik generasi penerus dengan fondasi keilmuan yang kuat,” ungkap Musmulyadi.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah inti oleh Dr. KH. Doni Meilano yang mengupas strategi mendidik anak di era modern dengan berkiblat pada akhlakul karimah Rasulullah SAW.

Dirinya menambahkan, Ilmu merupakan kekayaan yang tidak akan pernah habis dan menjadi bekal utama seseorang dalam menjalani kehidupan. “Harta bisa hilang dan habis, tetapi ilmu akan terus melekat serta mampu membuat seseorang beradaptasi dan memberikan manfaat bagi orang lain,” jelasnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan bersama. (Les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.