Musdes TAU Sepakati Usulan Pembangunan 2027 dan Tegaskan Larangan Karhutbunlah
MUBA, LS – Pemerintah Desa Tanjung Agung Utara (TAU) bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sukses menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan Pembangunan dan Pembahasan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027.
Kegiatan yang berpusat di Kantor Desa Tanjung Agung Utara, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dengan agenda utama menyerap aspirasi warga serta menyepakati prioritas pembangunan tahun anggaran mendatang.
Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Lais Heru Kharisma SIP MSi, Kepala Desa Tanjung Agung Utara Manap, Babinsa, BPD, Pendamping Desa, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), serta tamu undangan lainnya.
Musyawarah ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tanjung Agung Utara, Manap, dengan Dendy selaku notulen dari Tim Penyusun RKP Desa. Sementara itu, bertindak sebagai narasumber utama adalah Ketua BPD Masinu, Pendamping Desa Robi Kusworo, Camat Lais Heru Kharisma, dan perwakilan LPM Andi Candra.
Pembahasan berfokus pada dua materi inti, yaitu Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP) Tahun 2027 serta skala Prioritas Daftar Usulan RKP Desa.
Setelah melalui proses diskusi dan bedah materi secara partisipatif, seluruh peserta musyawarah menyepakati beberapa poin penting yang menjadi ketetapan akhir. Salah satu yang diakomodir adalah usulan krusial dari Tokoh Masyarakat, Cikwani, yang mengusulkan program perawatan jalan penghubung desa, normalisasi Sungai Tebenan, serta pembangunan fasilitas pemandian umum di Batang Hari Tebenan.
Dalam arahannya, Camat Lais, Heru Kharisma SIP MSi, mengapresiasi keaktifan masyarakat dalam proses perencanaan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi program kerja desa dengan kebutuhan riil warga di lapangan.
“Kami berharap rencana pembangunan desa yang disusun hari ini benar-benar selaras dengan kebutuhan prioritas masyarakat, bukan sekadar keinginan sesaat. Skala prioritas harus mendahulukan kepentingan fasilitas publik dan peningkatan ekonomi warga,” ujar Heru Kharisma.
Di samping masalah pembangunan, Camat Lais juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan sosialisasi intensif terkait pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Kami mengimbau dengan sangat agar seluruh lapisan masyarakat mematuhi larangan membuka lahan dengan cara membakar. Cuaca yang tidak menentu sangat rawan memicu titik api. Mari kita jaga wilayah Lais, khususnya Tanjung Agung Utara, agar bebas dari asap,” tegasnya.
Senada dengan Camat, Kepala Desa Tanjung Agung Utara, Manap, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh unsur lembaga desa dan masyarakat yang telah mengawal penyusunan rancangan RKPDes 2027 hingga melahirkan kesepakatan akhir.
“Apa yang sudah kita sepakati bersama hari ini, mulai dari perawatan jalan hingga infrastruktur di Sungai Tebenan, merupakan wujud komitmen kita untuk kemajuan desa. Harapan saya, hasil musyawarah ini dapat terealisasi dengan baik pada tahun 2027 demi kesejahteraan bersama,” harap Manap.
Manap juga menyelipkan pesan tegas kepada warganya mengenai isu Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan (Karhutbunlah).
“Saya berpesan dan mengingatkan kembali kepada seluruh warga, jangan sekali-kali membersihkan kebun atau membuka lahan baru dengan cara dibakar. Sanksi hukumnya sangat berat dan dampaknya merugikan kesehatan kita semua. Mari kita tingkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan antar tetangga,” tutup Kades.
Kegiatan Musdes berjalan dengan tertib, aman, dan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama. (les)
