Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
28072026

Berjibaku Malam Hari, Tim Gabungan Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Teluk Kijing II

MUBA, LS – Kebakaran lahan yang menghanguskan semak belukar serta perkebunan kelapa sawit dan karet milik warga di Desa Teluk Kijing 2, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), akhirnya berhasil dipadamkan secara total pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan mulai terjadi pada pukul 17.45 WIB. Api dengan cepat menjalar dan melahap area dengan luasan keseluruhan mencapai sekitar ± 1,5 hektar. Hingga saat ini, asal-usul api yang memicu kebakaran tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Berkat respons cepat dan sinergi yang kuat dari berbagai unsur, kobaran api dapat dilokalisir dalam waktu yang relatif singkat sehingga tidak meluas ke perkebunan masyarakat lainnya.

Kapolsek Lais, AKP Syawaluddin, S.H., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim gabungan yang telah berjibaku di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Teluk Kijing 2 dan warga desa, BPBD Kabupaten Muba, BASARNAS, serta semua pihak yang sudah merespons cepat dan bekerja sama memadamkan api ini. Alhamdulillah, berkat kerja keras bersama, sekitar jam 21.00 WIB tadi malam api sudah dapat dipastikan padam,” ujar AKP Syawaluddin.

Beliau juga kembali menegaskan larangan keras terkait pembakaran hutan dan lahan.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada. Ingat, dilarang keras membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat berbahaya,” tegasnya.

Sementara, Kepala Desa Teluk Kijing 2, Lumban Tobing, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian semua pihak yang langsung turun ke lokasi perkebunan yang terbakar.

“Atas nama pemerintah desa dan warga Desa Teluk Kijing 2, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kapolsek Lais beserta anggota, Camat Lais, tim BPBD, BASARNAS, dan seluruh masyarakat yang telah bergotong-royong dan berjibaku memadamkan api di kebun warga kami. Kerja sama ini sangat luar biasa sehingga kerugian yang lebih besar dapat dicegah,” kata Lumban Tobing.

Lumban Tobing juga memberikan imbauan khusus kepada warga dan pengguna jalan yang melintas di area perkebunan.

“Di musim seperti ini, kami meminta dengan sangat kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan di area perkebunan atau semak belukar. Kelalaian kecil seperti puntung rokok bisa memicu bencana besar yang merugikan kita semua,” tukasnya. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.