Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Tongkang Batubara Kembali Hantam Jembatan di Muba, Kali Ini di Sungai Lilin

Rentetan Kasus Tongkang Tabrak Jembatan di Muba Kebiri Rasa Aman Warga

MUBA, LS – Insiden tongkang angkutan batubara menabrak fasilitas publik kembali terjadi di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kali ini, sebuah jembatan di wilayah Kecamatan Sungai Lilin menjadi korban hantaman kapal bermuatan berat tersebut.

Berdasarkan laporan akun Facebook INFO MUBA, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (6/5/2026) pagi. Kejadian ini langsung memicu sorotan tajam dari masyarakat yang mengkhawatirkan kondisi fisik infrastruktur vital tersebut.

Selain itu, dalam rekaman video yang dikirimkan salah satu warga memperlihatkan detik detik tongkang bermuatan batubara bara tersebut saat menghantam tiangĀ  jembatan baru yang menghubungkan Desa Pinang Banjar dan Kelurahan Sungai Lilin tersebut.

Hantaman ini menambah daftar panjang karambol insiden serupa di Kabupaten Muba. Sebelumnya, kejadian sama telah melumpuhkan jembatan di Kecamatan Lalan yang hingga kini proses perbaikannya belum kunjung usai. Tidak lama berselang, satu unit tongkang bermuatan batubara juga dilaporkan menabrak jembatan di kawasan PTPN IV Regional 7 Kebun Bentayan.

Berulangnya insiden ini memicu kecemasan mendalam terkait ketahanan infrastruktur daerah. Banyak pihak mulai menyuarakan kekhawatiran terhadap kelayakan dan daya tahan struktur jembatan di Muba akibat menerima benturan keras dari angkutan sungai berskala besar.

Tak pelak, gelombang kritik dari masyarakat kini mengarah tajam pada fungsi pengawasan. Warga menilai pemerintah daerah dan otoritas berwenang, seperti Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), telah gagal menjalankan pengawasan yang efektif di jalur pelayaran komoditas tersebut.

“Entah jembatan mana lagi yang akan menjadi korban berikutnya jika dampak dari lalu lalang tongkang batubara ini terus dibiarkan tanpa evaluasi total,” keluh salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, kejelasan mengenai kronologi dan dampak kerusakan struktural jembatan masih simpang siur.

Pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumsel maupun Dishub Kabupaten Muba yang dikonfirmasi via pesan singkat WhatsApp belum memberikan jawaban resmi terkait insiden tersebut. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.