Perjuangan Siswa dan Guru Melewati Jalan Rusak di Jirak Jaya
MUBA, LS – Kondisi infrastruktur jalan Trans D1 Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), kian memprihatinkan. Hingga hari ini, Rabu (29/4/2026) akses jalan utama tersebut masih berupa tanah merah dengan lubang dalam yang dipenuhi lumpur, terutama setelah diguyur hujan.
Akibatnya, aktivitas ekonomi warga terhambat, sementara para pelajar dan tenaga pendidik harus berjuang ekstra keras setiap harinya untuk mencapai sekolah.
AN (15) salah satu pelajar yang melintas saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kendaraan roda duanya hampir setiap hari selip.
“Hampir pasti motor selip atau kena cipratan lumpur kalau lewat jalan ini. Kadang kalau hujannya deras semalaman, kami terpaksa tidak masuk sekolah karena jalannya benar-benar tidak bisa dilewati, motor bisa tertanam di lumpur. Kami hanya ingin jalan ini segera di aspal atau setidaknya diperbaiki supaya bisa sekolah dengan tenang tanpa takut jatuh.” harapnya.
Senada dikatakan Kal (48), Kondisi ini sangat menguras energi dan waktu, karena harus berhati-hati memilih jalan agar tidak terjatuh.
“Kasihan anak anak pelajar, mereka sering sampai di sekolah dalam kondisi pakaian kotor. Kami berharap Pemerintah Kabupaten Muba memberikan perhatian serius, karena akses jalan ini adalah nadi utama bagi pendidikan dan ekonomi kami di sini.” tukasnya.
Menanggapi permasalahan tersebut, Sekretaris Dinas PU PR Muba, Ferry Afandi ST MSI, saat dikonfirmasi mengatakan akan dikoordinasikan ke Bidang Pservasi untuk perbaikan. (Les)
