Jaga Kondusifitas, Polsek Lais Gelar Giat Kamtibmas di Desa Purwosari
MUBA, LS – Guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Lais menggelar kegiatan “Giat Kamtibmas” di Desa Purwosari, Kecamatan Lais, pada Minggu (18/10/2026).
Dalam sosialisasi tatap muka ini, pihak kepolisian menyampaikan sejumlah imbauan penting yang menjadi perhatian bersama demi kenyamanan warga setempat.
Ada beberapa poin utama yang ditekankan oleh personel Polsek Lais kepada masyarakat Desa Purwosari dalam giat kali ini, di antaranya:
1. Warga dilarang keras memainkan musik atau lagu bergenre remik. Selain itu, masyarakat tidak diperbolehkan menampilkan tarian-tarian yang bertentangan dengan norma kesopanan, norma adat, serta norma kesusilaan dalam acara hiburan apa pun.
2. Mengajak warga untuk selalu waspada dan aktif menjaga lingkungan sekitar tempat tinggal dari potensi aksi para pelaku kejahatan.
3. Menyuarakan gerakan Stop Karhutla. Warga dilarang membakar hutan, lahan, maupun semak belukar. Dampak kebakaran lahan sangat merugikan kesehatan dan pelaku dapat dijerat hukum pidana yang berlaku. Masyarakat juga diminta segera melapor ke polisi jika melihat ada oknum yang sengaja membakar lahan.
4. Mengimbau masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjauhi serta menghindari penyalahgunaan narkoba dan judi online karena dampaknya yang sangat merusak secara ekonomi, sosial, dan kesehatan fisik maupun mental.
5. Meminta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun bersinergi bersama Polri demi menjaga ketertiban dan keamanan wilayah secara swadaya dan berkelanjutan.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Lais, AKP Syawaluddin, S.H., mengatakan bahwa pelaksanaan giat hari ini menegaskan bahwa langkah preventif ini mutlak dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Kami hadir di tengah masyarakat Desa Purwosari untuk mengingatkan kembali pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Larangan musik remik dan tarian yang melanggar norma adalah upaya kita menjaga adat ketimuran dan mencegah potensi gesekan sosial,” ujar AKP Syawaluddin SH.
Selain itu, pihaknya juga meminta komitmen tegas warga untuk menyetop pembakaran hutan (Karhutla) serta menjauhi narkoba dan judi online yang kian meresahkan.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri, sinergi dan dukungan penuh dari masyarakat adalah kunci utama untuk mewujudkan Kecamatan Lais yang aman, tertib, dan damai,” imbuhnya.
Kegiatan ini berjalan dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari para tokoh serta warga Desa Purwosari yang siap bersinergi menjaga keamanan wilayah. (les)
