Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Tanggap Keluhan Warga, Pemcam Babat Supat Fasilitasi Kesepakatan Normalisasi Parit dan Pembuatan Pintu Air

MUBA, LS – Merespons keluhan warga dan surat dari Kepala Desa terkait proyek yang tertunda selama enam bulan, Pemerintah Kecamatan Babat Supat menggelar rapat evaluasi mendesak di Ruang Kerja Camat pada Selasa pagi (3/2/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Camat Babat Supat, Musmulyadi SE MM, didampingi Sekcam Amir SH, fokus membahas kelanjutan kegiatan cuci parit dan pembuatan pintu air yang sempat terhenti.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kades Sumber Jaya Ari Susanto, Kades Tenggulang Baru Budi, Reska perwakilan PT Arthaco Prima Energy (APE), Rengga perwakilan PT MNC Infratama, Hendrawan perwakilan PT Hamita Utama Karya, dan Wiwin Meliya Santi SKM selaku Asisten Personalia PTPN IV Regional 7 Unit Krawo, serta BPD.

Camat Musmulyadi menegaskan bahwa langkah ini diambil guna menghindari risiko banjir yang mengancam wilayah tersebut. Ia mengingatkan kembali hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya yang menyepakati normalisasi parit sepanjang total sekitar 7,9 km.

“Sejauh ini baru dikerjakan sepanjang 2,9 kilometer. Masih ada sisa 5 kilometer lagi yang harus segera diselesaikan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Musmulyadi dalam rapat tersebut.

Hasil Kesepakatan Baru:
Setelah melalui diskusi, rapat tersebut menghasilkan komitmen tegas dari pihak perusahaan:
Pembangunan Pintu Air: Akan dikerjakan oleh PT Hamita Utama Karya, dengan dukungan material/kekurangan yang akan dibantu oleh PT HPE dan PTPN IV Regional 7.

Kelanjutan Cuci Parit:

Sisa sepanjang 5 km akan dilanjutkan oleh PT HPE pada bulan Februari 2026 ini, kemudian disambung oleh PTPN IV Regional 7 Kebun Krawo pada bulan Maret 2026.

Pemerintah Kecamatan berharap komitmen kali ini benar-benar direalisasikan tepat waktu demi menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah bencana banjir di musim penghujan. (les)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.