BANYUASIN, LS – Masalah ketersediaan air bersih di Kabupaten Banyuasin segera menemui titik terang. Dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Darussa’adah, Kelurahan Sei-Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa, Sabtu (7/3/2026), Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani, SH., MH, memastikan revitalisasi PDAM Tirta Betuah akan menjadi prioritas utama tahun ini.
Bupati Askolani mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak ketiga segera setelah hari raya Idul Fitri 2026. Langkah ini diambil sebagai solusi strategis untuk mengatasi keterbatasan anggaran daerah dalam membenahi infrastruktur air bersih.
“Saya dan Ibu Netta secara pribadi sangat ingin PDAM Tirta Betuah dibenahi menggunakan Anggaran Pemkab, namun saat ini kita belum mampu melakukannya secara mandiri. Oleh karena itu, kami menggandeng pihak ketiga,” ujar Askolani di hadapan masyarakat Kenten.
Related Posts
Ia optimis jika proses administrasi dan perbaikan berjalan lancar, masyarakat sudah bisa menikmati aliran air bersih setiap hari pada awal tahun depan. “Insha Allah awal tahun 2027, air PDAM dapat dinikmati setiap hari. Saya mohon doa dari seluruh masyarakat agar upaya ini berjalan lancar,” harapnya.
Selain membawa kabar mengenai infrastruktur, kunjungan Zona VI ini juga menjadi ajang penguatan silaturahmi. Didampingi Kabag Kesra, H. Sahsadiman Ralibi, S.Ag., M.Hi, Bupati menyerahkan bantuan uang tunai Rp10.000.000 untuk Masjid Darussa’adah, paket sembako untuk kaum dhuafa, serta bantuan alat kesehatan berupa kursi roda dan tongkat bagi penyandang disabilitas.
Ketua Masjid Darussa’adah, Hendra Gunawan, mengapresiasi kehadiran dan komitmen Bupati dalam melayani warga. Acara kemudian ditutup dengan tausiah oleh Drs. H. Ridwan Nawawi, M.Pd, dan dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimcam Talang Kelapa, kepala OPD, serta tokoh masyarakat setempat. (les)
