Liputansumatera.com
Tegas dan Lugas
Banyuasin

Sinergi Membangun Citra Positif, SMSI Banyuasin Beri Penghargaan ‘Sahabat Pers’ kepada Lapas Banyuasin

BANYUASIN, LS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuasin secara resmi menerima penghargaan bergengsi “Anugerah Sahabat Pers” dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Banyuasin. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas transparansi informasi dan keberhasilan Lapas dalam mempromosikan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Penyerahan anugerah dilakukan langsung oleh Ketua SMSI Banyuasin, Sumantri Adie, kepada Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, dalam acara audiensi yang digelar di Aula Lapas Banyuasin, Selasa (20/01/2026).

Ketua SMSI Banyuasin, Sumantri Adie, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan karena Lapas Banyuasin dinilai sangat kooperatif terhadap media dan berhasil menunjukkan hasil nyata dalam pembinaan WBP, mulai dari sektor ketahanan pangan hingga produk UMKM yang bernilai ekonomis.

“Kami melihat Lapas Banyuasin sangat terbuka terhadap publikasi. Program-program di sini sangat menyentuh masyarakat, sehingga kami merasa perlu memberikan apresiasi sebagai mitra strategis dalam penyebaran informasi positif,” ujar Sumantri.

Wakil Ketua SMSI Banyuasin, NM Charles, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak Lapas. Dalam pertemuan tersebut, Charles mengusulkan kolaborasi strategis berupa pelatihan literasi digital dan jurnalistik dasar bagi warga binaan.

Menurutnya, komunikasi dua arah yang solid sangat diperlukan agar publik mendapatkan informasi yang berimbang dan tidak terjebak dalam disinformasi mengenai aktivitas di dalam Lapas.

Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, menyampaikan rasa syukurnya. Ia menegaskan bahwa peran media sangat krusial dalam mengubah stigma negatif masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan.

“Sebagus apapun program pembinaan yang kami lakukan, tanpa bantuan publikasi dari rekan-rekan media, masyarakat tidak akan tahu bahwa di dalam Lapas ada kegiatan produktif seperti pertanian dan kerajinan tangan. Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus bersinergi,” tegas Tetra.

Menanggapi pertanyaan Charles, Kalapas Banyuasin menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk terus membuka diri terhadap kerja sama yang edukatif demi kemajuan warga binaan serta keterbukaan informasi publik.

Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan penyerahan anugerah sahabat pers oleh ketua SMSI Banyuasin kepada Kepala Lapas Banyuasin, serta sesi foto bersama. (MC)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.